Winner Movistar Yamaha MotoGP's Italian rider Valentino Rossi (C) celebrates his victory between second placed Movistar Yamaha MotoGP's Spanish rider Jorge Lorenzo (L) and third placed Repsol Honda Team's Spanish rider Marc Marquez on the podium after the MotoGP race during the Spanish Moto Grand Prix at the Jerez racetrack in Jerez de la Frontera on April 24, 2016. / AFP PHOTO / JORGE GUERRERO

Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, sudah tidak sabar untuk mengarungi pertarungan di MotoGP 2016. Meski demikian, Marquez mengakui dirinya masih memiliki kekhawatiran dalam menatap kompetisi yang diyakininya akan berlangsung sengit tersebut.

Marquez tampil cukup baik selama melakukan tes pramusim di Malaysia, Australia, dan khususnya saat tes di Qatar. Sayangnya, hal itu belum cukup membuatnya tenang. Pembalap berusia 23 tahun itu mengaku masih sangat memikirkan set-up pada motornya.

Menurut The Baby Alien, timnya masih sedikit kesulitan mengatur set-up motor terbaik. Ia menilai, penampilan apiknya saat di Qatar bisa terjadi berkat waktu lama yang dihabiskan untuk mengatur setting-an.

“Tentu saja kami memiliki kecepatan yang baik di sini (Qatar). Tapi, yang saya khawatirkan, pertanyaan terbesar dalam kepala saya sekarang, ketika kami tiba di Argentina atau Austin (grand prix MotoGP 2016), akankah kami butuh waktu yang sama seperti saat ini?” ujar Marquez, seperti dimuat Sport Rider, Rabu (9/3/2016).

Pembalap berpaspor Spanyol itu mengungkapkan, timnya harus bisa meminimalkan waktu untuk mengatur set-up motor. Sebab menurutnya, ia dan tim tidak akan punya waktu banyak untuk melakukan persiapan apabila kompetisi sudah dimulai.

“Jika kami butuh waktu yang sama untuk melakukan balapan di akhir pekan nanti, maka kami akan memiliki masalah. Sebab kami tidak punya banyak waktu di setiap pekan,” terang juara dunia dua kali MotoGP itu.

Penulis/editor : zan / Muhammad Widad

LEAVE A REPLY