BOGOR, TABLOIDSOPHIA.COM – Nawacita Indonesia sebagai poros maritim dunia telah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2014. Potensi besar yang berasal dari laut telah disadari oleh pemerintah, bahwa Indonesia mampu menjadi negara mandiri jika dapat memanfaatkan potensi kelautan dengan bijak.

Berdasarkan hal tersebut Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB melalui departemen kajian dan strategis akan menyelenggarakan Seminar Kemaritiman pada tanggal 5/5/2018 yang bertempat di Auditorium Mandiri IPB bertujuan untuk membangun semangat kemaritiman mahasiswa dan masyakat luas dengan harapan dapat menjadi sumberdaya manusia yang siap untuk mengelola dan memanfaatkan potensi maritim yang dimiliki bangsa Indonesia.

Menurut Ida Nurokhmah (Wakabid Pengelolaan Sumberdaya Maritim sekaligus Program Director Maritime Learning Center APMI), “acara ini diadakan kampus untuk memberikan semangat baru kepada pemuda Indonesia tentang pentingnya kemaritiman Indonesia. Seminar yang akan berlangsung di Institut Pertanian Bogor ini akan memberikan semangat dan motivasi baru khususnya kepada mahasiswa untuk memahami pentingnya maritim Indonesia yang sudah menjadi poros maritim dunia dengan mengusung tagline #MaritimeMilliennials. Kegiatan ini terbuka untuk umum, bisa diikuti oleh semua pemuda baik dari dalam kampus maupun luar kampus dan bisa diikuti masyarakat luas” Jelasnya.

“Acara ini diharapkan bisa memberikan perspektif baru buat anak-anak muda dalam memandang maritim secara luas. Jadi bukan diartikan bahwa maritim hanya sekedar kegiatan menangkap ikan atau bahkan menenggelamkan kapal saja” imbuhnya.

Pembicara

Dhini Sastroadmodjo merupakan aktivis wanita yang tergabung dalam Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI). Merupakan salah satu pengurus pusat APMI (sekretaris koordinator bidang geopolitik hukum dan keamanan maritim). Selain itu juga merupakan tenaga ahli DPR RI Komisi I

*Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi adalah badan yang diberi tugas untuk melakukan pengkajian dan penerapan teknologi survei kelautan, memberikan pelayanan jasa teknologi survei kelautan, mengelola armada kapal riset Baruna Jaya, dan mengelola data hasil survei.

Faiz Alhamdani Buntoro merupakan CEO Mina Indonesia, ia merupakan lulusan dari Universitas Padjajaran. sebelum di Mina Indonesia. Ia pernah berkerja di BEKRAF sebagai UI/UX Designer dan juga Aruna Indonesia di bagian business development.

Utari octavianty merupakan Co-founder dari aruna indonesia. Ia tergabung dalam tim aruna sebagai Chief Operating Officer. Ia juga merupakan co-founder dari pasarlaut.com, sebuah portal jual beli hasil laut online.

Khoirul Rohman merupakan CEO dari melaut.id. Seorang yang berpengalaman di bidang marketing dan wirausaha, ia telah menciptakan berbagai bisnis dengan statusnya yang masih berkuliah.

Editor: Muhammad Widad