TABLIODSOPHIA.COM Jakarta – Coba ingat, apa yang Anda lakukan di waktu luang, sepulang kerja, atau di akhir pekan?

Dalam 168 jam seminggu, kira-kira 40 jam dihabiskan untuk bekerja. Jika Anda tidur 8 jam sehari lalu menghabiskan 3 jam untuk makan (pagi, siang, malam), berarti rata-rata Anda memiliki 51 jam waktu luang di luar bekerja dan istirahat.

Mulai sekarang, jangan sia-siakan waktu luang Anda. Manfaatkan untuk melakukan kegiatan yang berguna, karena cara Anda menghabiskan waktu di luar jam kerja bisa berpengaruh pada masa depan karier. Seperti yang dilakukan oleh orang sukses berikut ini di luar waktu kerja, sehingga mereka bisa meraih impiannya.

1. Mencari inspirasi
Bintang serial How I Met Your Mother, Neil Patrick Harris, sudah menjadi aktor populer sejak usia belasan tahun melalui berbagai acara TV, termasuk serial Doogie Howser, M.D. Ketika kebanyakan aktor muda Hollywood menghabiskan waktu luang dengan minum-minum dan berpesta, Neil menyadari itu bukan dunianya.

Neil terbang ke New York untuk menyaksikan sebanyak mungkin pertunjukan Broadway. Pertunjukan teater Broadway memberinya banyak inspirasi dan pelajaran berharga soal akting dan pertunjukan. Tentu saja, mencari inspirasi bisa dilakukan di mana saja, di tempat-tempat yang bahkan tak berkaitan dengan pekerjaan Anda. Pergilah ke tempat-tempat yang Anda senangi.

“Jika Anda seorang koki, pergilah ke museum. Jika Anda pelukis, cobalah makan di restoran ternama. Carilah inspirasi di tempat-tempat tak terduga,” saran Danielle LaPorte, penulis buku, pakar bisnis, bloger, dan motivator asal Kanada. “Posisikan diri Anda di lingkungan baru dan menarik. Aktifkan otak Anda untuk berpikir dengan cara baru yang bisa mendorong cara memecahkan masalah dengan genius.”

Elizabeth Gilbert melanglang ke Italia, India, dan Indonesia demi mencari inspirasi dan mengisi kekosongan jiwanya. Hasilnya, ia melahirkan buku Eat, Pray, Love yang berada dalam daftar buku terlaris New York Times selama 199 minggu, yang juga diangkat dalam film berjudul sama.

2. Membangun hubungan yang nyata
Presiden ketiga Amerika Serikat, Thomas Jefferson, terkenal akan makan malamnya yang legendaris. Jefferson mengundang siapa pun untuk makan malam bersamanya lalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mendalam dan filosofis kepada tamu-tamunya. Jefferson sangat suka membangun hubungan dengan orang-orang baru secara nyata, yang dimulai dengan bertatap wajah dan dilanjutkan dengan perbincangan penting.

Berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk bermain di media sosial setelah bekerja? Berapa sering Anda berinteraksi dengan teman-teman di dunia maya ketimbang di dunia nyata? Seberapa banyak hubungan pertemanan yang nyata yang bisa memberi manfaat bagi kehidupan dan karier Anda? Mulailah membangun hubungan yang nyata. Alih-alih hanya bertukar komentar di media sosial, cobalah makan malam atau sekadar minum kopi bersama. Bertatap dan bicara secara langsung dengan orang-orang baru akan membuka banyak pemikiran baru, melahirkan ide-ide, bahkan membuka peluang bisnis dan pencerahan karier.

3. Hari tanpa Gadget
Menjauh dari teknologi menjadi cara menghabiskan waktu luang yang dilakukan tokoh-tokoh sukses. Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan sang istri, Michelle Obama, gemar berolahraga. Menurut mereka, tubuh yang bugar akan meningkatkan kreativitas, produktivitas, kepercayaan diri, dan ketahanan dalam bekerja dan kehidupan pribadi.

Oprah Winfrey, salah satu wanita paling sibuk di dunia, mematikan semua gawai untuk menikmati waktu santai sambil membaca buku-buku bagus di hari Minggu. “Saya selalu memberi diri saya hari Minggu sebagai dasar pembaruan spiritual, hari ketika saya tidak melakukan apa pun,” ungkap Oprah.

Teknologi memang menakjubkan, namun bagi orang yang sehari-harinya sibuk dengan pekerjaan—yang banyak melibatkan teknologi—menghabiskan waktu tanpa teknologi ternyata penting untuk relaksasi juga menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.