Wakil Bupati Rembang saat razia penertiban tempat hiburan bermasalah pada Jumat malam (9/12/2016).

Petugas gabungan dari Polres, TNI, Satpol PP, dan KPPT Rembang melakukan razia di sepuluh kafe dan rumah makan yang ada di Rembang, pada Jumat malam (9/12/2016). Razia gabungan ini kembali dipimpin langsung Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto. Razia penertiban ini merupakan kedua kalinya yang dipimpin sang Wakil Bupati. Sebelumnya telah dilakukan razia pada 19/11/2016 lalu. Razia cipta kondisi ini merupakan upaya penegakan Perda.

Dalam razia ini, setidaknya ada tujuh kafe dan tiga rumah makan di Kota Rembang, Kecamatan Sedan dan Kragan yang disasar. Yakni Kafe Darsono Pohlandak Pancur, Kafe JM Bogorejo Sedan, Kafe Segara Kebloran Kragan, tempat karaoke milik Bu Rebo di Kebloran, Kafe Jaya Putri Sendang Waru Kragan, Kafe Weka Tanjung Sari Kragan, dan Karaoke Karang Harjo Kragan. Kemudian Rumah Makan Pondok Asri Rembang, Rumah Makan Eco Rembang dan Rumah Makan Teras Kota Rembang.

Dari enam kafe dan tiga rumah makan tersebut, petugas melakukan penyegelan. Pasalnya terdapat ruang yang diperuntukkan untuk ruang karaoke, sehingga tidak sesuai dengan peruntukkannya.

“Ini bagian dari operasi cipta kondisi. Beberapa kafe dan rumah makan yang kita segel itu, menyalahi aturan atau perijinannya. Misalnya, izinnya rumah makan, tapi disitu ada tempat karaokenya,” ujarnya

Selain melakukan penyegelan, dari razia tersebut, petugas juga menjaring tiga pemandu karaoke (PK) yang diduga bekerja di Kafe karaoke milik Bu Rebo. “Untuk PK yang terjaring razia, kita data dan lakukan pembinaan. Kemudian, petugas juga menyita 4 krat minuman keras dari tempat salah satu kafe.”

Wabup berharap, masyarakat atau pengelola kafe dan rumah makan mentaati aturan yang berlaku, dan mengurus izin usaha dengan benar. Sehingga, kedepan tidak ada lagi penyalahgunaan tempat usaha.

Sejauh ini dari keterangan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) kabupaten Rembang hasil operasi cafe karaoke sebelumnya sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Ada dua cafe karaoke yang saat ini dalam proses memperbaiki ijin usahanya.

Sumber/editor: Humas Rembang / Muhammad Widad