Rapat AAKKN di Rumah Makan Eco Sarang

SURAT TERBUKA
MENOLAK HASIL SELEKSI PERANGKAT DESA DI STIE SEMARANG

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat.

Kami dari Aliansi Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (AAKKN) menyatakan menolak hasil seleksi Perangkat Desa Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang yang diselenggarakan di perguruan tinggi STIE Semarang pada tanggal 03 Desember 2017 karena adanya indikasi dugaan kecurangan yang sistemik, terstruktur dan massive.

Motif indikasi dugaan kecurangan yang terjadi adalah adanya kolusi pengaturan nilai oleh oknum yang bekerjasama membuat nilai tinggi untuk memberi peringkat pemenang pada calon peserta seleksi yang menyetor uang pada oknum tersebut. Adapun unsur nepotismenya adalah adanya peserta seleksi perangkat desa yang masih ada ikatan saudara dan orang terdekat dengan oknum Kepala Desa, oknum perangkat desa dan oknum panitia seleksi.

Dari indikasi dugaan kecurangan tersebut kami meminta kepada stakeholder terkait dalam hal ini adalah Presiden Republik Indonesia, KPK, Polres Rembang dan Kejaksaan Rembang untuk melakukan penyelidikan, DPRD Rembang untuk melakukan control sesuai dengan fungsinya, Bupati Rembang dan Camat Sarang untuk menyelesaikan persoalan ini dengan benar.

Kami percaya masih ada Desa yang melakukan seleksi dengan benar dan bersih. Namun kami juga menemukan banyak indikasi dugaan kecurangan di beberapa Desa tertentu. Indikasi dugaan kecurangan ini harus diusut tuntas, oknum-oknum yang melakukan kecurangan harus diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kami dari perwakilan peserta seleksi Perangkat Desa Kecamatan Sarang yang tergabung dalam AAKKN bersedia untuk memberikan keterangan kepada stakeholder terkait untuk mengungkap indikasi dugaan kecurangan seleksi Perangkat Desa Kecamatan Sarang yang diselenggarakan di perguruan tinggi STIE Semarang. Dan kami menuntut untuk dilaksanakan seleksi ulang yang bersih dari unsur KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).
Demikian surat terbuka ini kami sampaikan, atas kerjasamanya kami sampaikan terimakasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Rembang, 09 Desember 2017
KOORDINATOR
ALIANSI ANTI KORUPSI KOLUSI DAN NEPOTISME (AAKKN)
MUHAMMAD WIDAD