Nasional

Ini Para Pejabat yang Sumbang Gaji untuk Warga Terdampak Corona, Bupati Tanah Laut hingga Kang Emil

Sejumlah pejabat menyumbangkan gajinya untuk membantuwarga yang terdampak wabah virus corona(Covid 19) di daerahnya masing masing. Mengingat penyebaran virus corona di Indonesia kian meningkat Sehubungan dengan hal tersebut tentu saja negara membutuhkan dana yang tak sedikit.

Di antara para pejabat itu adalah Bupati Tanah Laut Sukamtadan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Bupati Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sukamta menyumbangkan seluruh gajinya untuk penanganan Covid 19. Sukamta rela menyumbangkan gajinya karena tak tega melihat banyak warganya yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan.

Menurutnya, dia merasa tidak layak menikmati gaji. Sedangkan banyak warganya yang menderita akibat wabah corona. "Sebagai pemimpin, saya merasa tidak layak menikmati gaji di tengah kesulitan rakyat."

"Maka dari itu saya sumbangkan untuk penanggulangan Covid 19," ujar Sukamta saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2020) malam, dilansir oleh . Sukamta menekankan, ia akan menyumbangkan gajinya sampai kondisi Kabupaten Tanah Laut terbebas dari Covid 19. "Gaji akan saya sumbangkan sampai situasi Kabupaten Tanah Laut benar benar aman dari wabah Corona," ucapnya.

Sementara itu, ia juga mengimbau kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan atas. Sukamta berharap seluruh SKPD dan ASN untuk mengikuti langkahnyamenyumbangkan gaji untuk membantu penanggulangan corona. "Inisiatif menyumbangkan gaji memang inisiatif saya sendiri."

"Untuk kepala SKPD dan ASN secara lisan saya mengimbau tetapi tidak mewajibkan, tapi kami langsung memberi contoh," tambahnya. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memutuskan memotong gaji gubernur dan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jawa Barat selama empat bulan ke depan. Emil, sapaan akrabnya, juga memastikan potong gaji tersebut dilakukan dengan adil dan proporsional.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil dalam video yang diunggah kanal YouTube KompasTV, Selasa (31/3/2020). Ia menambahkan, gaji para ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga disumbangkanuntuk mengurangi beban masyarakat. "Jadi nanti sedang diatur bahwa ASN, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang PNS, Gubernur, Wakil Gubernur."

"Kalau tidak gaji atau tunjangannya kita sumbangkan dengan persentase yang adil dan proporsional," papar Emil. Emil mengatakan, pemotongan gaji itu juga disesuaikan dengan kemampuan ASN masing masing. "Jadi tidak sama, ada rentangnya dan disesuaikan dengan kemampuan, kita atur seadil mungkin dan seproporsional mungkin," jelasnya.

Selain itu, Ridwan Kamil mengimbau masyakarat yang memiliki kelebihan harta dapat menjadi donatur. Sehingga dapatmenolong masyarakat yang tidak mampu melalui kesetiakawanan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *