Internasional

Mantan Sahabat Melania Trump Klaim Pernikahan Presiden & Ibu Negara AS Hanyalah Transaksi Keuntungan

Mantan sahabat ibu negara AS mengklaim ada perjanjian transaksional dalam pernikahan Presiden Donald Trump dan Melania. Dikutip dari , perjanjian itu berupa pertukarankeuntungan dan keinginanyakni Trump mendapat 'arm candy' sedangkan Melania bisamendapatkan keamanan. Arm candy diartikan sebagai pendamping yang menarik namun tak ada jalinan asmara dengan yang didampingi.

"Saya percaya ini adalah pernikahan transaksional. Donald mendapat 'arm candy'," kata Stephanie Winston Wolkoff dalam wawancaranya dengan BBC , Jumat lalu. "Melania mendapat dua dekade yang dinamis. Dia adalah model muda, dia belum sukses." "Dia bertemu Donald, dia menikah, dia menjadi warga negara Amerika, mereka memiliki seorang putra dan sepuluh tahun setelah itu dia menjadi ibu negara Amerika Serikat," kata Wolkoff.

Menurutnya perjalanan cinta Trump dan Melania adalah sandiwara untuk media. "Saya percaya itu adalah momen ajaib dan saya juga percaya itu adalah momen yang dibuat untuk TV," ujar wanita ini. Donald Trump dan Melania Knauss menikah pada 2005 di Palm Beach, Florida.

Dilanjut resepsi yang diadakan di Mar a Lago. Pernikahan itu menjadi yang ketiga kalinya bagi Trump dan beberapa tahun kemudian mereka dikaruniai satu putra, Barron Trump. Dalam wawancara tersebut, Wolkoff juga menyinggung tampilan Melania dalam sampul tabloid Vogue Februari 2005.

Melania tampil dalam balutan baju pernikahan di majalah yang menjadi barometer para model dunia kala itu. "Cover Vogue melegitimasi Melania, melegitimasi Donald juga," kata Wolkoff. Wolkoff melakukan wawancara ini dalam rangka mempromosikan buku barunya 'Melania And Me'.

Buku itu duduk di posisi ke 3 buku terlaris USA Today minggu ini. Disinggung soal klaim dari Woloff, Melania tak banyak berkomentar. Dia mengecam mantan sahabatnya itu dan menilai klaimnya sebagai delusi dan gosip jahat.

Sepekan terakhir ini, ibu negara mulai meningkatkan profil di masayarakat menyusul fase terakhir kampanye suaminya, Donald Trump. Melania berpidato pada Konvensi Nasional Partai Republik bulan lalu, sebagai salah satu upaya memenangkan Trump kembali. Meski banyak mengisi acara politik akhir akhir ini, Melania tidak bisa lepas dari sejumlah media yang mengabarkan buku 'Melania And Me' dari Stephanie Winston Wolkoff.

Wolkoff sempat bekerja dalam pelantikan Trump sebagai penasihat sukarela di awal pemerintahan. Lebih lanjut, dia juga bercerita soal ketegangan antara Melania Trump dan putri tirinya, Ivanka Trump. Dia juga mengungkap bahwa Melania menggunakan email pribadi, dimana hal itu sempat dilakukan Hillary Clinton dan mendapat kritikan keras dari Trump.

"Melania dan saya sama sama tidak menggunakan email Gedung Putih," kata Wolkoff kepada Washington Post. Ibu negara dikatakan telah menggunakan akun email pribadi Trump Organization dan email dari domain MelaniaTrump.com serta iMessage. Menurut Wolkoff, email Melania berisi diskusi soal pemerintahan, kunjungan dan jadwal kenegaraan, acara Paskah, dan hal hal lainnya.

Namun menurut The East Wing, Melania Trump telah mengikuti persyaratan Undang Undang Catatan Kepresidenan. Penggunaan email pribadi diperbolehkan tetapi ilegal untuk membahas topik topik yang dirahasiakan. Wolkoff juga mengaku merekam percakapannya dengan Melania, dan berdalih dia melakukannya untuk perlindungan.

Dia mengatakan kepada The Post bahwa dia mulai merekam Melania pada Februari 2018 sampai mereka berhenti bicara atau bertukar SMS pada 1 Januari 2019. "Saya tidak merekam seorang teman. Saya tidak akan pernah merekam seorang teman," kata Winston Wolkoff. Menurut Wolkoff dia sudah putus hubungan pertemanan dengan Melania saat merekam percakapan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *