Posted on: September 12, 2020 Posted by: admin Comments: 0

Seorang pelaku perampokan di Tanjung Jabung Barat, Jambi ditangkap aparat kepolisian ketika menjalani pengotan di RSUD Daud Arif, Kuala Tungkal. Pelaku sebelumnya dibawa kawanannya ke rumah sakit dalam kondisi terluka parah, Jumat (11/9/2020). Kasatreskrim Polres Tanjung Jabung Barat, AKP Jan Manto Hasiholan menjelaskan tertangkapnya komplotan perampok tersebut berawal dari kecurigaan terhadap seorang pasien yang baru datang ke RSUD Daud Arif, Kuala Tungkal.

"Awalnya kita dapat informasi pukul 02.00 WIB, kemudian tim petir dan Polsek Betara, tim gabungan awalnya mengecek dulu kondisi korban di RS Daud Arif setelah itu baru ke TKP," kata AKP Jan Manto Hasiholan saat dihubungi, Jumat (11/9/2020) malam. Kemudian pukul 05.30 WIB, Kasatreskrim bersama tim langsung mendatangi rumah sakit untuk mengecek kondisi korban. "Sampai di RS, tidak lama itu ada seseorang yang mengantar satu orang dengan kondisi luka luka," katanya.

Lebih lanjut kata Kasatreskrim, dirinya langsung menanyakan penyebab orang tersebut tersebut. Berdasarkan penjelasan dari orang yang berada di rumah sakit luka tersebut karena kena kipas Pompong. "Saya curiga terhadap luka yang bersangkutan sepertinya diduga bukan sebagai akibat dari kipas pompong karena ada luka di bagian kepala dan luka juga di bagian tangan," ungkapnya.

Karena curiga Kasatreskrim pun langsung menelusuri siapa pengantarnya. Ternyata orang yang mengantarkannya sudah kabur. "Terhadap orang tadi yang diduga sebagai pelaku ini juga tidak sadarkan diri. Kemudian langsung saya kembangkan ke TKP untuk mengejar yang diduga pengantar," katanya.

Kata Kasatreskrim, pengejaran tersebut dilakukan setelah pihaknya mengantongi ciri ciri dari pembawa terduga pelaku dari hasil kamera CCTV Rumah sakit. Sementara itu, di rumah sakit sendiri, orang yang terduga pelaku ketika sadar juga telah mengakui bahwa dirinya terluka karena kejadian perampokan yang dilakukannya. "Setelah pelaku yang luka luka tadi sadar, kemudian didalami oleh anggota kami di rumah sakit dan ternyata memang benar dia adalah sebagai pelaku curas tadi kemudian dikembangkan kepada pertama kali yang mengantarkan yang bersangkutan," ungkap Kasatreskrim.

"Berbekal foto dan video yang kami ambil dari CCTV rumah sakit, kami sudah mendapatkan ciri ciri dari pelaku dan didapat informasi yang bersangkutan berada di sekitar Teluk Nilau dan kami langsung bergerak ke sana mengadakan melakukan kegiatan penyelidikan," tambahnya.

Leave a Comment