Posted on: March 29, 2020 Posted by: admin Comments: 0

Terdapat perbedaan latihan mandiri yang dilakukan dua pemain andalan Persela Lamongan, Birrul Walidain dan Eky Taufik saat menjalani libur kompetisi. Sejumlah tim baik Liga 1 dan Liga 2 saat ini memilih untuk meliburkan pemainnya akibat penyebaran virus corona yang semakin merebak. Pun dengan PSSI selaku Organisasi Induk Speka Bola di Indonesia telah membuat keputusan untuk menangguhkan kompetisi hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Kondisi tersebut membuat Persela Lamongan memilih meliburkan pemainnya, sekaligus memberikannya pekerjaan rumah. Pekerjaan rumah yang dimaksud ialah untuk menjalani latihan rutin secara mandiri guna menjaga kesehatan dan kebugaran fisik pemainnya. Hal tersebut dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus corona, sekaligus untuk menyiapkan tim jika sewaktu waktu kompetisi kembali bergulir.

Terdapat perbedaan latihan mandiri yang dilakukan oleh Birrul Walidain dan Eky Taufik. Jika Birrul Walidain banyak melakukan aktivitas latihannya di rumah, namun beda halnya dengan kapten tim Persela Lamongan tersebut. Bahkan diakui Eky Taufik bahwa dirinya sedikit melakukan tindakan 'ngeyel'.

"Liburan saya banyak di rumah saja, olahraga jaga kondisi biar tidak turun," ucap Birrul seperti yang dilansir dari Seperti layaknya tim lainnya, latihan mandiri yang dilakukan pemain Persela Lamongan nantinya dilaporkan berupa pengiriman video rekaman kepada Nil Maizar dan jajaran pelatih. "Ada tugas sendiri dari pelatih, kami diminta ngirim video latihan setiap harinya," terang pemain berusia 24 tahun tersebut.

Selain menjaga kondisi fisiknya dengan latihan, pemain yang mengisi posisi sebagai bek itu juga menjaga pola makannya. Tidak lupa ia selalu menjaga kebersihan dan ditunjang dengan mengkonsumsi suplemen. "Yang penting jaga kebersihan, makan yang sehat dan bergizi, kalau perlu konsumsi suplemen, walaupun saya agak jarang," ucapnya menambahkan.

Sedangkan dari Eky Taufik, meskipun melakukan kegiatan yang hampir sama dengan rekannya tersebut, namun diakui kapten tim Persela itu, dirinya lebih sedikit 'ngeyel'. Ngeyel dalam artian ini ialah sang pemain lebih sering mencari lapangan untuk menambah daya tahan fisiknya melalui sprint. "Banyak di rumah tentunya, di rumah skipping, sit up, push up , sprint pendek pendek, menyesuaikan kondisi lingkungan," ucap Eky Taufik seperti yang dilansir dari

"Tapi kadang kadang saya juga ngeyel sedikit, mencari lapangan kosong buat nambah sprint sprint saja, dikerjakan di lapangan," tambahnya. Bahkan 'ngeyel' dalam artian positif juga masih dilakukan Rky Taufik dalam menambah porsi latihannya. "Selain menjalankan program dari pelatih, kami juga nenambah latihan dengan porsi sendiri," tambah kapten tim Laskar Jiko Tingkir tersebut.

Disinggung mengenai virus corona yang saat ini berkembang di Tanah Air, Eky mengaku lebih berhati hati. Ditambah ia memilih untuk mengurangi kegiatan aktivitas di luar rumah. Sebagai gantinya, kapten tim Persela itu memilih menghabiskan waktunya bersama keluarga.

"Karena kami tahu, bukan panik, kami hati hati terhadap virus Corona. Lebih banyak waktu sama keluarga," ucap Eky Taufik. Saat ini, Persela Lamongan tengah menjalani masa libur hingga tanggal29 Maret 2020. Kemudian pada 30 Maret, persela Lamongan dijadwalkan kebali berlatih.

Diakui Eky belum ada keputusan terbaru dari timnya terkait keputusan terbaru dari PSSI. "Tapi belum tahu, belum ada kabar selanjutnya untuk perpanjang libur, menunggu info selanjutnya dari tim pelatih," pungkas Eky Taufik.

Leave a Comment