Posted on: April 11, 2020 Posted by: admin Comments: 0

Jorge Lorenzomenyebut bahwa kehadirannya diYamahasempat tidak diinginkan oleh rekan setimnya sendiri kala itu,Valentino Rossi. Jorge Lorenzomenjelma jadi aset tak ternilaibagiYamahasejak kehadirannya pada musim 2008 usai menjuarai kelas 250cc satu musim sebelumnya. Fuera, julukan Lorenzo, langsung nyetel dengan tunggangan barunya di kelas tertinggi, yakni YZR M1, dan merebut total enam podium dengan satu kemenangan.

Perlahan lahanJorge Lorenzomampu membawa tim berlogo garpu tala itu terbang tinggi dengan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya di kelasMotoGPpada 2010. Tak hanya sekali, pria asal Spanyol itu mempersembahkan dua mahkota juara dunia lainnya untuk Yamaha pada MotoGP musim 2012 dan 2015. Meski menorehkan tiga gelar juara dunia untuk Skuad Iwata, Jorge Lorenzo ternyata pernah mengalami hal yang kurang mengenakkan saat dia pertama kali datang ke kelas MotoGP.

Dalam sebuah wawancara, dia menyebut bahwa kehadirannya sempat tidak diinginkan oleh rekan setimnya kala itu, Valentino Rossi. Valentino Rossi yang saat itu menjadi pembalap senior dan berpengaruh di Yamaha tak ingin posisinya tergoyahkan oleh kehadiran rider muda seperti Lorenzo. "Suasana kala itu sangat tegang karena Valentino Rossi masih ingin menjadi nomor satu di tim ini," kata Jorge Lorenzo.

"Dia tidak menginginkan kehadiran pembalap muda, dalam kasus ini adalah saya, untuk mengambil alih peranan di tim ini," tuturnya. Lebih jauh lagi, pria berusia 32 tahun itu menceritakan kedatangannya ke Yamaha semula disiapkan untuk menggantikan Valentino Rossi, yang seolah tergoda untuk banting stir menjadi pembalap F1. Jorge Lorenzo sendiri kini menjalani peran barunya di Yamaha sebagai pembalap penguji setelah menyatakan pensiun pada akhir musim lalu.

"Yamaha merekrut saya ketika mereka mendengar bahwa Valentino Rossi akan pindah ke F1, saya sendiri naik ke kelas MotoGP dengan cara semacam ini," tuturnya. "Saya menjalani proses adaptasi dengan sangat cepat bersama motor ini dan ini terlihat begitu alamiah untuk saya," ucap Jorge Lorenzo mengakhiri.

Leave a Comment